Kambing Etawa: dahulu, sekarang dan masa datang
Kambing etawa mempunyai keunggulan yang lebih dibanding jenis kambing lainnya. Setidaknya ada beberapa keunggulan selain penghasil daging juga penghasil susu, dalam istilah peternakan disebut tipe dwiguna. Namun seiring dengan perkembangan kambing etawa bukan hanya mempunyai dua fungsi saja tetapi ada satu fungsi lagi yaitu tipe eksotis. Jadi kambing etawa bisa dikatakan sebagai kambing Triguna.
Nilai keindahan kambing ini telah menjadikan kambing ini mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Bukan hanya puluhan juta namun menembus ratusan juta. Bahkan ketika ada kunjungan Presiden SBY ke kelompok peternak di Tulungagung sebuah media nasional melansir seekor kambing etawa dinilai dengan sebuah mobil mewah seharga ratusan juga rupiah. Mulai tahun 2000an munculah berbagai event kontes kambing baik skala lokal, regional maupun nasional. Di beberapa daerah seperti event ini sudah menjadi event tahunan. Seiring dengan itu juga muncul kelompok-kelompok peternak, paguyuban, asosiasi.
Dari sisi media dari peternak, asosiasi juga membangun opini publi dengan teknologi melalui blog atu web, jejaring social untuk mempromosikan kambing etawa koleksinya, atau mungkin menawarkan kambingnya. Dari sini juga semakin menjalin keakraban antar peternak sehingga mereka bisa berkomunikasi setiap hari melalui media tersebut.
Kemana arah kambing etawa masa mendatang?
Ada beberapa pertanyaan yang muncul di kalangan masyarakat. Apakah kambing ini akan terus menjadi trend? Apa nanti nasibnya akan sama dengan anthurium, ikan luohan atau komoditas? Menurut penulis pertanyaan itu memang wajar di tanyakan oleh masyarakat. Namun sebelum menjawan pertanyaan –pertanyaan diatas kita harus analisis SWOT dalam istilah managemen. Sehingga kekuatan bisa kita jadikan peluang dan kelemahan bisa kita jadikan evaluasi untuk memperbaiki.
Susu kambing telah terbukti secara khasiat membantu penyembuhan berbagai penyakit. Khasiat Susu Kambing dapat Anda lihat di sini.
Dari pengamalan penulis dilapangan pertumbuhan yang cepat. Bahkan bisa mencapai bobot diatas 100 kg sehingga kambing ini juga potensial untuk digunakan sebagai penghasil daging
Update Terakhir (Selasa, 21 September 2010 07:24)

























